Arti Perpisahan

Arti sebuah perpisahan!!

Perlu kita ketahui arti sebuah perpisahan yang seharusnya dapat membimbing dan mengubah hidup kita. Karena perpisahan mungkin sudah ada di kehidupan yang tidak akan terlewatkan.

Mungkin banyak orang menganggap bahwa sebuah perpisahan itu menyakitkan dan menyiksa, bahkan menjadikan sebuah perpisahan itu hal yang di benci.

Tapi guys!! Perlu kita ketahui bahwa perpisahan terkadang membuat seseoarang berubah, yang mana dulu suka egois menjadi orang yang peduli sama orang lain, yang suka bergantung sama orang lain menjadi orang yang dapat mandiri.

Jadi sebuah peerpisahan itu tidak seharusnya kita anggap sebagai bencana atau musibah, karena terkadang perpisahan menjadi sebuah motivasi atau dorongan untuk kita agar dapat menjadi yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Dan perpisahan juga dapat menjadi guru bagi kita untuk membuat hidup lebih berwarna, jikalau dalam sebuah perpisahan itu kita dapat mencari hikmahnya atau sisi yang baik untuk bisa mengubah hidup kita agar lebih teratur.

Ada beberapa kisah yang mungkin dapat membantu kita agar dapat lebih mengerti arti sebuah perpisahan.

Kisah-kisah perpisahan

Ini adalah kisah penulis yang mungkin dapat membaantu kita dalam membantu untuk menanggapi sebuah perpisahan.

Perpisahan yang Memotivasi

Dulu waktu masih SMP generasi saya terkenal kekompakannya, kami kompak dalam banyak hal, dari melakukan hal yang baik dan hal yang agak nggak  baik. Sering  kumpul bareng cerita bareng pokoknya generasi kami itu yang sering membuat acara.

Tapi ketika di kelas dua SMP anggota generasi kami berjatuhan, mereka keluar dari sekolahan dikarenakan berbeda-beda ada yang disekores dan keinginannya sendiri. Tapi waktu generasi  berkurang kami tidak kendor dalam kekompakan.

Kami malah menjadi dan tambah kompak malahan pertama generasi yang berwisata  bareng satu kelas, karena generasi sebelumnya belum ada yang satu kelas buat acara untuk wisata bareng satu generasi.

Dan dari situ generasi kami menjadi tiruan untuk generasi selanjutnya yang mana mereka setiap liburan membuat acara bareng seperti wisata bareng, petualang bareng. Akhirnya kami menjadi contoh kekompakan dalam satu generasi.

Setelah tiga tahun bersama, kami mengalami perpisahan yang sangat mengenang atau sangat berharga. Kami kehilangan seseorang  yang menjadi sebuah pelopor kebangkitan keberamaan dalam generasi kami, rasa sedih menyelimuti hati dan membuat rasa kehilangan yang tidak rela untuk ditinggalkan muncul.

Akan tetapi saat hari yang sangat berharga bagiku itu generasi kami tidak lengkap, yang ada hanya segelintir, ketika teman kami ini sudah mau pergi dia mengucapkan hal yang membuat kesadaran dalam hati bangkit.

Dia berkata”aku ingin perpisahan ini yang akan menjadi sebuah motivasi untuk kita semua”.

Akhirnya kami sadar dengan apa yang dikatakannya, setelah kepergiannya generasi kami berkurang kekompakannya, kemungkinan hilangnya kekompakan kami adalah dulu kami terlalu bergantung kepada teman yang menjadi pelopor sebelumnya.

Kami sadar bahwa perpisahan itu  bukan sebuah hal yang buruk, akan tetapi perpisahan adalah sebuah guru untuk mengubah hidup kita.

Perpisahan yang Mengubah kebiasaan buruk menjadi baik.

Dulu saya mempunyai teman yang sering ngingetin kalau aku salah atau teman yan sering banget memberi motivasi dan semangat, agar saya tidak selalu pesimis dalam semua masalah yang sedang datang menimpa saya.

Pernah waktu kebanyakan temanku itu malas-malasan dalam sholat atau ibadah, dan aku orangnya mudah terpengaruh akhirnya aku agak sedikit ikut-ikutan malas sering ngulur-ngulur waktu sholat. Waktu temanku lihat perubahanku yang menjadi jelek.

Akhirnya dia menegurku, waktu ditegur sekali dua kali aku agak ngeremehin tapi aku juga berubah jadi sedia kala.

Dan tatkala aku sering malas-malasan dalam sekolah temanku negur aku, setiap aku nggak masuk sekolah dia datang terus nasehati dan ngasih motivasi, dia nggak hanya sekali dua kali memberiku nasehat bahkan berkali-kali.

Sampai ketika dia lulus, dia sempat beri aku motivasi untuk enggak malas-malasan dan saat kata-kata itu terdengar di telingku, kesadaranku muncul bahwa seseorang yang sering menegurku akan pergi, dan tidak akan ada lagi yang memotivasiku.

Dan dari perpisahan itulah aku berubah yang dulu sering mengulur-ulur waktu sholat sekarang paling nggak suka menunda-nunda sholat.

Jadi perpisahan itu juga dapat mengubah kita yang dulu mempunyai kebisaan buruk menjadi orang yang anti dengan hal yang buruk…

Perpisahan yang memotivasi.2

Dulu aku pernah punya teman yang dekat banget sama aku, kami sering sengsara dan bahagia bareng. Saat guru kami minta tolong atau butuh sesuatu  kami berdua yang sering di panggil meski terkadang yang dipanggil cuman salah satu.

Tapi kami berangkat melakukanya bersama, karena jika tidak bersama rasanya seperti ada yang kurang dan nggak nikmat. Jadi rasanya enggak seru kalau sendiri akhirnya kami kemana-mana kalau keluar mesti bareng.

Akhirnya kami kayak saudara, sampai apa yang aku miliki dibuat kami berdua makanan dan minuman sering dibuat bareng kalau aku beli apa pasti beli in dia juga begitu juga sebaliknya, terkadang yang paling sering beliin sesutu untuk kami berdua itu temen aku.

kalau aku sendiri jarang karena kurangnya perekonomianku tapi kami sering melengkapi dan peduli satu sama lain, kalau aku sakit dia yang njenguk dan ngerawat. dan lama-kelamaan banyak teman yang ikut ngggabung ke kita sampai banyak meskipun banyak teman tapi kita berdua tetep dekat.

sampai akhirnya ada suatu kejadian yang menjadikan pertemanan kami ada jarak, dan karena ada  sedikit jarak itu kami jarang berbicara dan akhirnya nggak saling nyapa akhirnya pertemanan kita rusak.

kami seperti itu sampai waktu yang bagiku sangat berharga, yaitu waktu perpisahan kelulusanku jadi aku  ngerasa ada yang kurang walaupun pas kelulusan aku ada acara sama teman segenerasi, tapi setiap aku lihat dia nggak ngapa-ngapain.

karena dulu aku sama dia sering buat acara waktu  malam perpulangan, tapi karena ada masalah yang menjadikan kami jauhan waktu yang bagiku istimewa yang aku berharap semua teman bisa ngumpul bersama dan bahagia saling canda tawa bersama.

tapi kenyataannya diwaktu yang berharga itu aku merasakan adanya keganjalan, melihat temanku nggak ada aktivitas di malam perpisahanku dan dimalam perpulangan itu.

malam perpisahan itu menjadikan sangat tidak nyaman karena aku merasa tidak enak  diantara salah satu orang yang pernah masuk dan berbahagia bersamaku didalam kehidupan sehari-hariku dia tidak ada dalam malam perpiahan yang berharga bagiku itu.

dan sebuah perpisahan yang aku alami waktu itu menjadikan sebuah perpiasah yang memotivasiku untuk tidak mudah menjauhi seseorang dikarenakan kesalahan.

karena sebuah teman yang melakukan kesalahan dan kita sebagai teman tidak menasehatinya, maka kalau teman kita tidak berubah tapi malah menjadi itu kesalahan kita sebagai teman yang tidak mau menasehatinya dan memebiarkanya.

karena itu sama saja kita melihat teman berjalan ke arah jurang yang curam dan kita membiarknya sampai dia jatuh.

maka dari situlah aku mengambil pelajaran dari perpisahan itu dan menjadi motivasi bagiku, jika ada teman melakukan perbuatan yang bagi kita  tidak baik dan kita tidakmenyukainya, maka seharusnya kita menasehatinya tidak malah menjauhinya.

anda juga dapat membaca kisah penulis di bahagia di pesantren.

penutup

nah itulah cuplikan cerita-cerita yang mungkin dapat menjadikan pengarahan untuk kita, agar tahu bagaimana menaggapi sebuah perpisahan.

ingat perpiahan itu bukan sebuah monster yang harus kita benci.

Add Comment