kisah persahabatan waktu kecil

kisahislamiah.blogspot.co.id

 

Dulu waktu aku baru pindah dari surabaya ke gresik. Saat itu aku masih TK. Kemudian di GRESIK aku masuk ke TK yang baru.

.

Saat itu aku masih baru dan belum punya teman, dan tempat duduk ku waktu itu dekat sama anak perempuan, lalu aku di ajak bicara dengan dia kemudian kami  kenal dekat, jadi teman pertama ku itu cewek.

lalu sudah agak lama aku punya teman lagi.dan baru sadar bahwa disekitarku ada teman laki  yang sadesa sama aku. jumlah mereka yang sedesa samaku ada tiga, dan sejak itu aku dan mereka berengkat bersama-sama ke sekolahan.

kami berangkat dari rumah naik sepedah. dulu rumah kami di GRESIK dan sekolah kami di SIDOARJO, setiap hari kami berangkat sekolah melewati sungai dengan perahu karena menyeberangi sungai.

setelah lulus dari TK kami punya teman  yang lumayan banyak, dan kami  tidak bermain berempat terus seperti waktu TK dulu. kami mulai bermain dengan banyak anak

  sampai pada suatu hari saat habis pulang dan aku maih bermain sama anak lain mereka minta aku pulang bareng seperti biasanya. tapi aku malah menolaknya dan masih di sekolahan bermain sama teman yang rumahnya  ada disitu,dan akhirnya  aku pulang sore karena lupa waktu terlalu asyik bermain.

Dan waktu aku sampai dirumah aku di marahi ibu sama ayah ku,kemudian keesokan harinya teman sedesa ku ninggal aku, mereka berangkat duluan  enggak nunggu  kayak biasanya. Dan waktu aku datangin rumah-rumah mereka, mereka sudah di berangkat dan akhirnya aku berangkat sendiri.

dan waktu berangkat sendirian aku mersa tidak enak. karena aku merasa sendirian dan merasa temanku marah samaku, pokoknya aku ngerasa gak enak banget di tinggal teman, dan ketika sampai di sekolahan aku terlambat.dan rasa gak enak ku menjadi jadi.

Akhirnya aku segera mencari teman sedesaku dan minta maaaf kepada mereka,waktu sudah agak lama mencari mereka, dan kemudian ketemu lalu aku minta maaf kepada mereka kejadian ini waktu aku kelas 3 MI(madrasah ibtidaiyah), akhirnya kami bermain bersama lagi.

Dan saat aku sudah merasa nyaman di GERSIK, lalu ada kabar yang bagiku agak nggak suka yakni aku dan keluargaku harus pindah  rumah lagi dan saat itu bertepatan sehabis ujian naik kelas. Dan  saat aku mau  berangkat untuk pindah. Teman-teman datang untuk melihat aku pindah.

Dan terbesit rasa berat untuk meninggalkan KOTA GRESIK ini, dan truk yang mengangkut barang –barang pun tiba. kemudian semua barangku diangkut ke truk dan aku berangkat menuju tempat baruku yaitu KOTA NGAWI.

Ketika aku di perjalanan aku sama ayahku duduk di bak truk,ibu sama adekku didepan, aku tiba di NGAWI waktu malam. Ketika sampai di rumah baruku aku langsung tidur. keesokan harinya   aku keluar rumah.

Dan  ternyata teman yang sejak kecil main sama aku kalau lagi mudik di NGAWI mereka tahu kedatanganku yang  pindah itu.dan mereka langsung ngajak bermain,yang dulu kami sering bermain dan petualangan bersama banyak kenangan yang tersimpan dengan mereka.

Dan  mereka mengajakku bermain ke sungai. Kami biasa kalau main disungai itu mancing dulu, lalu mandi di sungai dan buat perahu dari pohon pisang untuk petualangan diatas perahu mengikuti arus sungai sampai kami merasa sudah jauh.

lalu kami kembali jalan kaki melewati hutan hutan sama kebun milik orang-orang sambil cari buah untuk di makan karena kami bermain cuman bawa tas sama sabit.

Kalau kami dapat buah yang bisa dimakan, langsung kami makan buah-buah yang kami dapat. Dan waktu bermain sudah kami langsung kembali pulang ke rumah masing masing karena biasanya kami pulang sore.

Dan setelah kami pulang dan itirahat sebentar dan orang tua sudah tahu atau sudah lihat kami pulang.langsung segera kami berangkat sepak bola sampai magrib habis sepak bola kami pulang mandi langsung sholat magrhib.

Habis magrib kami pulang ke rumah masing-masing sampai isyak, habis sholat isyak kami langsung main lagi, biasanya kami kalau malem kami petak umpet kalau nggak main gitar sambil cerita cerita di warung sampai jam setengah sembilan kami langsung pulang.

Kebanyakan aktivitas ku itu diam di rumah karena teman teman pada sekolah, dan aku belum sekolah karena aku baru pindahan, dan semesternya berbeda waktu di SIDOARJO sama sekolah di NGAWI ,jadi aku sering di rumah mungkin kalau main hari minggu, kalok hari mingguaku sepak bola sore itu saja.

Dan sudah lama aku nunggu 2 sampai 4 bulan untuk aku sekolah, akhirnya aku sekolah dan aku satu kelas sama teman masa kecil ku itu, aku sekolah di SEKOLAH DASAR NEGERI,dan di situ aku langsung banyak temen yang ngjak ngobrol padahal aku anak baru tapi aku merasa nyaman dan seneng banget.

Dan aku sangat bahagia sekali di NGAWI sini akupunya teman yang baik,dan akhirnya kami bersahabat sampai sekarang dan mudah-mudahan tak akan terpisahkan,kami saling mengisi kekurangan di antara kami,dan selalu bermain bareng, kalau salah satu nggak ikut kayak seda motor bagus tapi gak ada bensinya.

SAHABAT ADALAH SEBUAH HAL YANG SANGAT BERHARGA BAGI KITA KARENA MEREKA SELALU ADA UNTUK KITA.

Dari sejak akau masuk kelas itu aku dan 3 sahabat ku selalu bermain dan sering bersama dan aku tidak akan mengulangi kealahan di waktu dulu, karena merka bertiga sangat sepesial bagi ku teman yang sejak kecil selalu bermain bersama meki kami bertemu setahaun sekali tapi kami sangat dekatn dan akan selalu bersama.

Dan kami berempat selalu berteman dengan yang lain juga karena kami enggak suka di pandang orang kayak geng, kami juga main dengan semua teman kami yang lain, hingga teman-teman kami senang dengan kami dan nyaman main sama kami.

Dan mulai  dari situ kami punya teman banyak dan sering bermain bersama sama anak yang lain tapi kami berempat tetap bersama walau ada  banyak anak, kami juga bahagia bersama dengan teman teman yang lain dan kami bahagia bersama.

Tiba-tiba ada kejadianyang kami berempat akan mengingatnya yaitu, waktu kami bermain malam dan kami lupa waktu atau lupa jam kami pulang terlalu larut dan salah satu orangtua dari kami mencari dan setelah ketemu di jalan, kami berempat di marahi dan teman kami yang atu ini dilarang bermain dengan kami lagi.

Dan ampai akhirnya dia di pindah ke madiun, kamipun bersedih dan datang ke rumahnya dan minta maaf kepada orang tua dia, tapi kami terlambat dia sudah berangkat waktu malam, kami sangat sedih salah satu dari kami hilang bak sepeda kehilangan rodanya

Kejadian ini selalu teringat dan menjadi pelajaran untuk kami, jika kita dalam ke adaan bahagia maka jangan kita sampai untuk lupa waktu atau kondisi kita,setelah kehilangan satu teman berharga kami , kami tidak pasif kami buka lembaran baru tapi terus menyertakan nama teman kami yang satu ini dalam setiap ukiran dimanapun dan kapanpun.

Akan tetapi meski kami berempat tidak bersama secara terlihat tapi kami di dunia maya kayak facebook atau sms kami terus berinteraksi dan saling ngobrol dan becanda,tapi kalau ada acara kita berempat main ke  tempat wisata kami berangkat bersama berempat satu enggak bisa maka acara nggak jadi, karena kami sangat menjaga yang namanya PERSAHABATAN.   Sahabat adalah suatu yang berharga untuk kita.baca juga kisah penulis di  hidup bahagia  

 

 

 

 

 

Add Comment